Tempat wisata Bali yang unik klasik yang jarang di lirik tamu domestik

1806 views Leave a comment

Tempat Wisata Unik di Bali – Jika anda mendengar kata Bali  yang terlintas di benak anda mungkin Pantai Kuta , Tanah Lot , Bedugul & Kintamani , karena tempat Wisata itu paling sering di Kunjungi oleh tamu domestik  mengapa ???  mau tau gak jawabanya ?  pasti dong pingin !!!   alasan  tamu mengunjungi wisata Bali tersebut karena . lokasi wisata tersebut sejalur dengan beberapa tempat wisata yang lainya, Contoh Jika anda mengunjungi Kintamani  anda akan melewati  Ubud, Tegal lalang, Tampak siring Goa gajah.  Jalur Bedugul , Taman Ayun, Bedugul, Alas Kedaton , Tanah Lot .

Di kesempatan yang baik ini Wisata Baliku akan mengulas tentang tempat wisata menarik di Bali yang sangat  jarang di kunjungi tamu lokal , padahal tempat wisata Bali  ini begitu indah , mempesona  , memiliki nilai Budaya yang Unik , Klasik dan memiliki nilai spiritual yang tinggi  yang  patut kita ketahui dan kita pelajari untuk menambah wawasan dan budaya Nusantara yang kita Cintai  yaitu Republik Indonesia .

Berikut Kami lampirkan tempat wisata unik dan menarik di Bali yang jarang di lirik tamu Domistik

Desa Penglipuran

Desa Penglipuran Bali
Desa Penglipuran Bali

Desa ini merupakan salah satu kawasan pedesaan di Bali yang memiliki tatanan yang teratur dari struktur desa tradisional, perpaduan tatanan tradisional dengan banyak ruang terbuka pertamanan yang asri membuat desa ini membuat kita merasakan nuansa Bali pada dahulu kala. Penataan fisik dan struktur desa tersebut tidak lepas dari budaya yang dipegang teguh oleh masyarakat Adat Penglipuran dan budaya masyarakatnya juga sudah berlaku turun temurun.

Keunggulan dari desa adat penglipuran ini dibandingkan dengan desa-desa lainnya di Bali adalah, Bagian depan rumah serupa dan seragam dari ujung utama desa sampai bagian hilir desa. Desa tersusun sedemikian rapinya yang mana daerah utamanya terletak lebih tinggi dan semakin menurun sampai kedaerah hilir. Selain bentuk depan yang sama,juga adanya keseragaman bentuk dari bahan untuk membuat rumah tersebut. Seperti bahan tanah untuk tembok dan untuk bagian atap terbuat dari penyengker dan bambu untuk bangunan diseluruh desa.

Desa Tenganan  Pagringsingan

Desa Tenganan Bali
Desa Tenganan Bali

Desa Wisata Adat Tenganan Pegringsingan terletak di Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, dengan jarak 15 km dari pusat kota amlapura dan 65 km dari pusat kota Denpasar. Desa Wisata Adat Tenganan mempunyai luas area sekitar 1.500 hektar.

Kata Pegeringsingan diambil dari kata “geringsing”. Geringsing adalah produk tenun tradisional yang hanya dapat ditemukan di Tenganan. Gerinsing dianggap sakral yakni menjauhkan kekuatan magis jahat atau black magic. Geringsing diturunkan dari kata “gering” yang berarti sakit dan “sing” yang berarti tidak. Apa yang menarik dari Desa Tenganan Pegeringsingan ini? Sebagai obyek wisata budaya yang dikembangkan oleh pemerintah Kabupaten Karangasem, Desa Tenganan memiliki identitas yang tidak dimiliki desa-desa di Bali lainnya.

Taman Ujung Karang Asem

Taman ujung Karangasem

Taman Sukasada, ataulebih terkenal dengan nama Taman Ujung Karangasem, adalah sebuat taman di banjar Ujung, desa Tumbu, kecamatan Karangasem, Karangasem, Bali. Taman ini terletak sekitar 5 km di sebelah tenggara kotaAmlapura. Di masa Hindia Belanda tempat dikenal dengan nama Waterpaleis atau “istana air”.

Taman Sukasada dibangun oleh raja Karangasem I Gusti Bagus Jelantik, yang bergelar Anak Agung Agung Anglurah Ketut Karangasem. Pada awalnya luasnya hampir 400 hektare, tetapi sekarang hanya tinggal sekitar 10 hektare. Kebanyakan tanah tersebut sudah dibagikan kepada masyarakat pada masa land reform. Taman ini adalah milik pribadi keluarga Puri Karangasem. Namun pengunjung umum diperbolehkan mengunjunginya.

 

Tirta Ganga

Tirta Gangga Karangasem

Taman air ini dibangun pada tahun 1948 atas prakarsa Raja Karangasem, Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem. Arsitektur taman air ini merupakan gabungan dari arsitektur gaya Bali dan Cina. Sebelum dibangun menjadi taman air, sumber air telah berada di sana sebelumnya, yang digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar akan air namun diyakini juga sebagai air suci untuk memurnikan setiap energi buruk di sekitar daerah tersebut.

Tirta berarti air yang diberkati dan diambil dari nama sungai Gangga di India. Air dari mata air Tirtaganga dianggap sebagai air suci oleh umat Hindu di Bali. Air ini digunakan untuk upacara keagamaan di Pura-Pura di daerah tersebut sampai saat ini. Mata air ini diperlukan untuk upacara yang diselenggarakan oleh Pura-Pura di sekitar Tirtagangga yang dapat dicapai dengan berjalan kaki.

Desa Sembiran Buleleng

Desa Sembiran Buleleng

Desa Sembiran adalah salah satu desa wisata yang ada di kabupaten Buleleng Bali. Lokasinya di area perbukitan kecamatan Tejakula sekitar 30 km dari kota Singaraja. Bagi wisatawan yang ingin melihat adat Bali sangat dianjurkan untuk mengunjungi desa ini. Desa Sembiran terkenal sebagai perkampungan kuno dan yang tertua bahkan menggambarkan keadaan pada zaman megalitik dulu.

 

Berikut Informasi tentatang tempat wisata anda unik di Bali , bagi anda yang ingin berlibur ke Bali bisa mengikuti Paket Wisata Bali Murah